Jaksa Tuntut Habib Bahar Dihukum 5 Tahun Penjara, Kerabat Teriak: Tidak Adil!

Dicky Wismara
Agus Warsudi
Habib Bahar saat tiba di PN Bandung. (FOTO: iNews/DICKY WISMARA ADIBRATA)

BANDUNG, iNews.id - Suasana ruang sidang dan luar gedung Pengadilan Negeri (PN) Bandung langsung riuh dengan teriakan para pedukung serta kerabat Habib Bahar bin Smith setelah jaksa penuntut umum (JPU) membacakan tuntutan. Kerabat Habib Bahar menilai tuntutan hukuman 5 tahun penjara tidak adil. 

"Gak adil," teriak kerabat Habib Bahar di dalam ruang sidang.

"Tidak adil ini. Pengadilan Allah yang balas," kata seorang pendukung yang juga hadir di ruang sidang. 

Melihat suasana kurang kondusif itu, ketua majelis hakim Dodong Rusdani menengahi. Dodong meminta pendukung Habib Bahar yang berada di ruang sidang untuk tenang. "Baik, tenang," kata Hakim. 

Kemudian, Habib Bahar dengan suara lantang menyatakan akan menyampaikan pleidoi. Suasana pendukung semakin riuh. Hakim pun sampai berbicara dengan nada tinggi. "Tolong diam. Diam. Hormati persidangan ini. Tolong petugas. Kita bertahan, bukan begitu," kata ketua majelis hakim Dodong Rusdani.

Diketahui, Habib Bahar dilaporkan pada 11 Desember 2021 oleh seorang warga berinisial TNA alias Tubagus Nurul Alam ke Polda Metro Jaya. Habib Bahar dilaporkan terkait isi ceramah di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung yang diunggah oleh Tatan Rustandi di YouTube. Isi ceramah itu diduga mengandung unsur ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News, Habib Bahar Dituntut Hukuman 5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Habib Bahar Hidiri Sidang Tuntutan, Pekik Takbir Menggema di PN Bandung

57 tahun lalu

Hari Ini Habib Bahar Smith Dituntut Hukuman di PN Bandung

57 tahun lalu

Habib Bahar: Intinya Cari-cari Kesalahan, Bahkan Saya Injak Semut Bisa Kena Pasal 

57 tahun lalu

Habib Bahar Merasa Tidak Bersalah Ceramah soal Habib Rizieq dan Penembakan 6 Laskar FPI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal