Jadi Tempat Pengungsian Korban Banjir, Jalur Pantura Contra Flow 10 Hari

Toiskandar
Korban banjir menggunakan sebagian ruas jalur pantura untuk mengungsi. Akibatnya, contra flow diterapkan di jalur tersebut. (Foto: iNEwsTv/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Warga Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat masih mengungsi di sepanjang jalur pantura. Akibatnya, lalu lintas menuju jakarta pun masih diberlakukan contra flow selama 10 hari ke depan.

Selain ruas Kertasemaya, rekayasa lalu lintas contra flow juga dilakukan di jalur pantura wilayah Losarang dan Eretan. Di kawasan ini pun, jalur pantura jadi pengungsian warga. Sebagian ruas jalan ditutup warga.

Saleh, korban banjir mengatakan, Meski banjir di jalur pantura mulai surut, namun air masih menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter (cm). 

Kondisi ini memaksa warga mengungsi di tepi jalur pantura menggunakan tenda dan tidak ada tempat lain untuk mengungsi. Sementara, sebagian warga mulai membersihkan rumah dari lumpur dan bekas genangan. 

"Lokasi ini (tepi jalur pantura) dipilih karena dekat dengan rumah warga. Selain itu tidak ada tempat lain untuk mengungsi," kata Saleh, korban banjir.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Subang dan Indramayu, Tim SAR Gabungan Evakuasi 6 Korban Meninggal

57 tahun lalu

22 Kecamatan di Indramayu Berstatus Tanggap Darurat Bencana Banjir

57 tahun lalu

Hari Ketiga Bencana Banjir di Indramayu, Bantuan Belum Merata

57 tahun lalu

Miris, Korban Banjir di Kertasemaya Indramayu Berebut Makanan

57 tahun lalu

Jaga Barang Berharga, Warga Korban Banjir Indramayu Menolak Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal