"Pekerjaan fisik kontruksi itu meski sedang Covid-19 aturannya tetap bisa dikerjakan 100 persen tidak ada pengurangan pegawai, tapi prokes tetap harus dijaga agar jangan jadi klaster baru," katanya.
Humas PT Bangunbina Persada, Daryo mengaku lega dengan kembali dibukanya segel larangan beraktivitas. Sehingga proyek pembangunan pasar bisa kembali dilanjutkan, setelah selama lima hari berhenti. Namun penghentian kegiatan proyek dipastikan tidak akan mengganggu jadwal yang telah disusun.
Dirinya menjamin penyelesaian pembangunan akan sesuai jadwal yakni di awal 2022. Sebab pihaknya bersama pedagang sudah berkomitmen bahwa pedagang Pasar Tagog hanya akan merasakan satu kali Lebaran berjualan di tempat berdagang sementara.
"Kami memohon maaf ke pedagang akibat kejadian kemarin, itu bukan karena abai terhadap aturan tapi memang pengurusannya yang memakan waktu. Sekarang pembangunan dikerjakan lagi dan targetnya awal 2022 sudah selesai dan bisa dipakai berjualan," tuturnya.