Ini Sikap Pemkab Indramayu soal Kontroversi Ponpes Al Zaytun 

Andrian Supendi
Asda Bidang Pemerintah dan Kesra Setda Indramayu Jajang Sudrajat (frame kiri). Proses salat Id di Ponpes Indramayu (frame kanan). (FOTO: ANDRIAN SUPENDI/ISTIMEWA)

Di sisi lain, tutur Asda Bidang Pemerintah dan Kesra Setda Indramayu, selama ini, ponpes yang dipimpin Panji Gumilang alias Abu Toto alias Syekh Al-Ma'had itu, sangat tertutup dengan lingkungan sekitar. 

Jangankan masyarakat biasa, tutur dia, pemerintah daerah pun tidak semudah itu untuk bisa masuk ke dalam area ponpes Al Zaytun.

"Semua tahu Al Zaytun tertutup. Kami pun ingin masuk ke situ susah. Gak sembarangan dan harus melalui banyak prosedur. Walaupun kami pemerintah daerah tidak bisa sembarang bisa masuk ke situ," tutur dia.

Jajang Sudrajat mengimbau semua pihak untuk menahan diri agar tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

"Karena ini (kotroversi Al Zaytun) kan sedang dikaji oleh pemerintah pusat, khususnya dari kementerian agama dan MUI. Kita tunggu hasilnya seperti apa. Mohon masyarakat jangan mengambil tindakan sendiri, mari kita sama-sama berikan kesempatan kepada pemerintah pusat untuk mengkaji," ucap Jajang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Berita Terpopuler: Khutbah Jumat Bulan Syawal hingga Al Zaytun Jelaskan Alasan Perempuan di Saf Depan

57 tahun lalu

Perempuan Sholat Id Al Zaytun di Shaf Depan, Kemenag: Ada Kemakruhan

57 tahun lalu

Didatangi Kemenag, Al Zaytun Jelaskan Alasan Perempuan di Saf Depan Sholat Id

57 tahun lalu

Alumni Buka Suara terkait Polemik Salat Id Tidak Biasa di Ponpes Al Zaytun Indramayu

57 tahun lalu

Biaya Ponpes Al Zaytun Indramayu, Ada yang Bayar Pakai USD!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal