Ini Pemicu 56 Honorer Disdukcapil KBB Mogok Kerja, Kecewa Formasi PPPK hanya 2 Orang

Adi Haryanto
Layanan adminduk di Disdukcapil KBB kembali normal. Honorer kembali bekerja setelah melakuan aksi mogok yang dipicu oleh keresahan akan kehilangan pekerjaan dan tidak diakomodasi menjadi PPPK. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Apalagi, ujar Nanang, beredar informasi honorer di disdukcapil yang diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hanya dua orang. Padahal di dinas atau OPD lain sangat banyak. Misalnya di damkar ada 20 orang. Informasi itu memantik kecemburuan dan keresahan para honorer disdukcapil. 

"Wajar jika mereka resah, karena berharap ingin diangkat jadi PPPK. Kami harap pemerintah pusat dan BKPSDM memprioritaskan operator di disdukcapil masuk PPPK dengan memperbanyak jumlah formasi," ujar Nanang.

Sementara pengamat politik dan pemerintahan Djamu Kertabudi mengatakan, masalah yang dihadapi para honorer adalah persoalan serius yang harus segera ditangani di level kebijakan.

Seharusnya pimpinan Disdukcapil KBB segera melakukan upaya melalui tindakan untuk menugaskan pegawai lain untuk mengganti peran TKK yang saat itu mogok kerja.

"Langkah itu semestinya dilakukan sehingga pelayanan tetap berjalan. Jadi ketika pelayanan adminduk lumpuh, pejabat ASN yang bersangkutan bisa dikenakan sanksi sesuai tingkat kelalaian," kata Djamu Kertabudi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pelaku Pembunuhan Pria Tua di Lembang KBB Ditangkap Tak Lama setelah Kejadian

57 tahun lalu

Ribuan Warga Tumpah Ruah Lihat Karnaval HUT RI, Lembang KBB Macet Parah

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria Tua di Lembang KBB, Polisi: Korban dan Pelaku Cekcok soal Parkir

57 tahun lalu

Lembang KBB Geger, Pria Tua Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Mobil

57 tahun lalu

Aksi Mogok Kerja Honorer Disdukcapil KBB Berakhir, Layanan Adminduk Normal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal