Ini Kuliah Nasionalisme dari Dedi Mulyadi untuk Arteria Dahlan

Agus Warsudi
Anggota Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi (kiri) dan anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan (kanan). (Foto: ISTIMEWA)

"Tetapi sesungguhnya justru dengan menggunakan bahasa daerah di sebuah daerah yang menjadi kebudayaannya adalah nasionalisme sebenarnya," tutur Kang Dedi Mulyadi.

Kang Dedi menyontohkan hal yang kurang tepat adalah saat orang Sunda menggunakan bahasa Sunda kepada masyarakat Papua di Papua. Atau orang Jawa berbicara bahasa Jawa kepada masyarakat Minang.

"Yang tepat itu orang Sunda datang ke Papua bisa bahasa dan memahami masyarakat Papua. Atau orang Sunda ke Jawa, bisa berbahasa dan memahami bahasa Jawa atau sebaliknya," ucapnya.

Bagi Kang Dedi, semangat toleransi adalah semangat memahami perbedaan. Sehingga, setiap orang bisa memahami keberagaman yang ada di Indonesia. "Semoga peristiwa terjadi hari ini yang menjadi hirup pikuk nasional, apa yang disampaikan sahabat kita Anggota Komisi III DPR RI menjadi pembelajaran bagi orang Sunda," ujar Kang Dedi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tuntut Arteria Dahlan Minta Maaf, Warga Cianjur Akan Kepung DPR, Belasan Bus Disiapkan

57 tahun lalu

Geram dengan Arteria Dahlan, Aktor Preman Pensiun Sampaikan Pesan Ini

57 tahun lalu

Tanggapi Arteria Dahlan, Bupati Majalengka: Pakai Bahasa Inggris Boleh, Kenapa Sunda Tidak?

57 tahun lalu

Baliho "Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda" di Tamansari Bandung telah Dicopot

57 tahun lalu

Pernyataan Arteria Dahlan Berlebihan, Ketua DPD PDIP Jabar: Saya Lapor ke DPP Partai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal