"Inilah yang dibantu Dana APBD Provinsi Jawa Barat dengan total Rp3,2 triliun untuk 4 bulan ke depan," ucap dia.
Kang Emil menjelaskan pengiriman bantuan itu dilakukan ojek online dan PT Pos ke rumah warga yang berhak. Selain itu sembako dibeli dari pedagang pasar dan bulog agar ekonomi tetap berjalan.
Dia menambahkan, pendataan golongan B dilakukan RT/RW setempat masing-masing. Bantuan itu akan dikirim ke warga pada April 2020.
"Pendataan golongan B sedang dilakukan oleh RT/RW. Insya Allah jika lancar, pertengahan April sudah bisa didistribusikan. Jika yang merasa berhak namun terlewat pendataan, akan dilakukan revisi data di gelombang berikutnya," ucap dia.