Ini 6 Poin Alasan Penghentian Sementara Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Koran SINDO
Ichsan Amin
Pengerjaan terowongan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Purwakarta. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menghentikan sementara pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-­Bandung. Penghentian ini mulai Senin (2/3/2020) hari ini hingga dua pekan ke depan.

Proyek ambisius ini disetop karena dalam pelaksanaannya dianggap tidak menerapkan manajemen yang baik sehingga menyebabkan banjir dan kemacetan di ruas jalan Tol Jakarta–Cikampek.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Konstruksi yang juga Ketua Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian PUPR Danis Sumadilaga dalam surat yang ditujukan kepada PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyebutkan, ada enam poin yang dinilai perlu perbaikan.

Pertama, proses pembangunan kereta cepat tersebut kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk jalan tol sehingga mengganggu kelancaran jalan tol dan non-tol. Kedua, kurangnya perhatian manajemen proyek sehingga terjadi penumpukan material di bahu jalan yang mengganggu drainase.

Ketiga, proyek menimbulkan genangan air sehingga menyebabkan kemacetan. Keempat, pengelolaan sistem drainase yang buruk akibat lambatnya pembangunan drainase sesuai dengan kapasitas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Jelaskan Alasan Whoosh Harus Sampai Banyuwangi

57 tahun lalu

Dugaan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh Masuki Babak Baru di KPK, Penyelidikan Dimulai

57 tahun lalu

Bos Danantara: Kita sedang Evaluasi Penyelesaian Kereta Cepat Whoosh

57 tahun lalu

Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Akses ke Stasiun Whoosh Karawang Dipercepat 

57 tahun lalu

Musisi Jazz dan Seniman Jalanan Meriahkan Stasiun, KCIC Sajikan Pengalaman Unik bagi Penumpang Whoosh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal