Inflasi Jabar Jebol Hampir 5 Persen, Tertinggi Sejak 3 Tahun Terakhir

Arif Budianto
Jawaban terus terdampak dari ancaman krisis pangan dunia. Salah satu dampaknya, Jabar inflasi. (Foto: Ilustrasi) 


Beberapa komoditi yang menyebabkan naiknya inflasi adalah kenaikan tarif listrik dan elpiji. Listrik air dan rumah tangga mendorong inflasi hingga 5,3 persen. Bensin juga berkontribusi sebesar 0,24 persen. 

Harga komoditi hortikultura juga masih tinggi, sehingga dorong inflasi di Jabar. Terlihat makanan, minuman, dan tembakau dorong inflasi hingga 10,72 persen. Beberapa makanan yang sebabkan inflasi di antaranya cabai merah, bawang merah, cabai rawit, rokok dan lainnya. Pendidikan juga cukup tinggi sebesar 3 persen. 

"Tapi ada beberapa komoditi yang mengalami deflasi yaitu daging sapi, ayam ras, minyak goreng, telur ayam ras, dan lainnya. Minyak goreng juga harganya turun cukup signifikan," ucap dia. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Realisasi Belanja APBD Jabar Sangat Rendah, Periode Januari-Juni Baru 27 Persen

57 tahun lalu

Inflasi di Papua Stabil, Pj Gubernur Agus Fatoni Pastikan Harga dan Stok Beras Aman

57 tahun lalu

Pemprov Sultra Sukses Turunkan Inflasi jadi 1,73 Persen di Bulan Juli

57 tahun lalu

Tarif Jalan Tol Gempol-Pandaan Naik Mulai 27 April, Ini Detail Selengkapnya

57 tahun lalu

Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Badung Segera Realisasikan Program Serap Gabah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal