Heboh! Polrestabes Bandung Sita 20 Kg Sabu di Jambi dan Tangkap 2 Kurir Narkoba

Agus Warsudi
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung didampingi Kasatres Narkoba AKBP Ricky Hendarsyah bersama anggota menunjukkan barang bukti 20 kg sabu yang berhasil diamankan. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Kombes Pol Aswin Sipayung menyatakan, EI merupakan kurir jaringan narkoba yang dikendalikan oleh EG dan YY. Dua orang ini masih buron atau masuk daftar pencarian orang (DPO). Lantaran EG dan YY ingkar janji, tersangka EI mengubur 20 kg sabu di dalam tanah di satu tempat di Jambi.

"Saya lalu memerintahkan anggota Satres Narkoba Polrestabes Bandung mengembangkan kasus ini ke Pekanbaru, Riau. EI lalu menunjukkan tempat penyembunyian sabu-sabu. Petugas kemudian menggali lokasi tersebut dan didapatkan 20 kilogram sabu yang dikemas dalam 20 bungkus atau kemasan teh China," ujar Kombes Pol Aswin Sipayung.

Selain mengamankan barang bukti sabu, petugas juga menangkap JS di Jambi. Sabu-sabu seberat 20 kg tersebut dikubur di halaman rumah JS. Proses penggalian disaksikan oleh ketua RT dan RW.

"Rencananya, sabu-sabu itu akan diedarkan di Bandung. Dengan pengungkapan ini, kami dapat menyelematkan jutaan warga Bandung dari penyalahgunaan narkoba," tutur Kapolrestabes Bandung.

Barang bukti 20 kg sabu yang terbagi dalam 20 bungkus kemasan teh China warna silver hijau, satu lembar tiket pesawat, satu tas ransel warna hitam, satu tas jinjing warna cokelat, tiga HP. 

"Tersangka EI dan JS dipersangkaan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) juncto 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana minimal 6 tahun maksimal 20 tahun sampai dengan seumur hidup dan hukuman mati," ucap Kombes Pol Aswin Sipayung.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buntut Promosi Miras Gratis Berbau SARA, 2 Lokasi Holywings di Bandung Dirazia Polisi

57 tahun lalu

Mengendarai Hyundai Ioniq 5 Jakarta-Bandung, Ini yang Dirasakan Penyandang Disabilitas

57 tahun lalu

Kuota untuk Siswa Tak Mampu Minim, Forum Pendidikan Sayangkan PPDB di Kota Bandung 

57 tahun lalu

Jelang Idul Adha Harga Komoditas Pasar di Kota Bandung Naik, Disdagin Sebut Wajar 

57 tahun lalu

Hindari Pungli, Panitia PPDB Kota Bandung Diminta Jaga Transparansi dan Ikuti Regulasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal