“Saya hanya yang jaga. Kalau Gilang di rumahnya,” kata Muji.
Dengan di antar Muji, Dedi bersama Satpol PP langsung menemui Gilang yang masih tidur di rumahnya. Dari pengakuan Gilang, tempat tersebut tidak lagi dikelola olehnya.
“Sekarang mah bukan modal Gilang. Ya memang awalnya sama Gilang, tapi sekarang sama Dablu orang Anjun, Babakan Gudang. Kalau enggak salah namanya Asep Arismanto,” kata Gilang.
Menurut Gilang awalnya terpaksa berjualan miras karena permasalahan utang. Dulu ayahnya meminjam uang Rp500 juta namun atas nama sang ibu. Kini ayahnya telah meninggal dan utang beralih kepada ibunya.
“Jadi ibu saya harus bayar utang Rp500 jutaan. Tapi sekarang yang punya modal Dablu. Per hari (laku) lima dus sekitar Rp7 jutaan,” ujar Gilang.
Setelah mendengar keterangan Gilang, seluruh miras di tempat itu langsung diangkut Satpol PP Purwakarta. Meski demikian, jika terbukti Gilang berjualan karena utang ibunya, Kang Dedi tidak akan membuat rugi dan membayar miras tersebut.