"Makanya kami sekarang terpaksa merelokasikan anggaran kembali (APBD) dan kami akan memasukkan angka Rp35 miliar untuk merelokasi gedung SD tahun ini. Mungkin ada ribuan kelas, yang dari standar rusak kecil, sedang hingga berat," ujar dia.
Selain kondisi ruang belajar, lanjut Karna, permasalahan SDM juga menjadi tantangan tersendiri di dunia pendidikan. Hal itu seiring dengan banyaknya tenaga pengajar yang masuk masa pensiun.
"Jadi ada dua hal yang paling sering kali bermasalah, gedung sekolah dan guru. Alhamdulillah sekarang ada P3K," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Lilis Yuliasih mengatakan, tahun ini ada sekitar 50-an sekolah yang akan mendapat perbaikan. "Yang dari DAK Rp35 miliar, mungkin sekitar 50 sekian yang bisa diperbaiki. Memang masih banyak sih, tidak sekaligus tuntas begitu," tutur dia.
Terkait P3K, Lilis menyebutkan dirinya akan mengikuti arahan dari pusat. "Kita ikuti kebijakan pemerintah pusat saja, dan pemerintah daerah. Kalau Dinas Pendidikan mah siap untuk melaksanakan itu," ucap dia.