Giliran Warga Cianjur Menolak Kehadiran Habib Rizieq Shihab

Agung Bakti Sarasa
Massa Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Kabupaten Cianjur berunjuk rasa menolak dan mengecam Habib Rizieq, Rabu (2/12/2020). (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Gelombang penolakan terhadap Habib Rizieq Shihab terus terjadi di Jawa Barat. Kali ini, aksi penolakan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu datang dari warga Kabupaten Cianjur, Rabu (2/12/2020).

Sebanyak 150 warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Kabupaten Cianjur menyampaikan aspirasinya melalui orasi dan berbagai baliho dan spanduk berisi kecaman terhadap Habib Rizieq di kawasan Tugu Pramuka, Kabupaten Cianjur Rabu (2/12/2020).

Mereka menolak kehadiran Habib Rizieq di kabupaten itu, karena pemimpin FPI itu berpotensi memecah belah bangsa. "Kami menyuarakan aksi penolakan Rizieq Shihab untuk datang ke Cianjur," kata orator Aliansi Masyarakat Cinta NKRI Kabupaten Cianjur Ruslandi melalui keterangan resminya.

Ruslandi mengemukakan, selain menganggap dakwah Habib Rizieq provokatif dan berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, penolakan warga Cianjur terhadap tokoh kontroversial itu juga dipicu oleh pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang dilakukannya hingga menimbulkan kegaduhan dan keresahan masyarakat.

"Rizieq Shihab pelanggar protokol kesehatan dan provokator serta merusak kebhinnekaan yang dimiliki Indonesia," ujar Rustandi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aliansi Masyarakat Sultra Demo Tolak Habib Rizieq karena Dinilai Dakwahnya Provokatif

57 tahun lalu

Perusuh Aksi Tolak Habib Rizieq di Makassar Dipastikan Bukan dari FPI

57 tahun lalu

Pendemo Tolak Habib Rizieq di Makassar Dilempari Batu dan Diserang Panah

57 tahun lalu

Polisi Proses Hukum Perusuh Aksi Tolak Habib Rizieq di Makassar

57 tahun lalu

Emak-emak di Garut Unjuk Rasa di Bundaran Simpang Lima Tolak Habib Rizieq

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal