Gerakan Rakyat Cirebon Batal Gelar Aksi 11 September Tolak Kenaikan PBB, Ada Apa?

Muslimin
Pertemuan masyarakat dan Wali Kota Cirebon menyepakati tiga poin penting, Jumat (22/8/2025). (Foto. Muslimin).

Dia juga menegaskan bahwa GRC berdiri sendiri dan tidak terkait dengan gerakan lain. “Kami murni bergerak atas nurani, agar persoalan masyarakat bisa diselesaikan bersama pemerintah,” katanya.

Reno berharap sinergi antara masyarakat dan pemerintah terus terjalin sehingga Kota Cirebon tetap kondusif, aman, dan pembangunan berjalan maksimal.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengapresiasi langkah GRC yang memilih jalur dialog dibanding aksi turun ke jalan.

“Bagi saya, sebagai Kepala Daerah, kedatangan kawan-kawan GRC adalah sebuah kehormatan. Tadi kita bicara soal kondusifitas, dan semua masukan akan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Effendi menegaskan bahwa isu terkait PBB dan kebijakan lainnya akan ditindaklanjuti sesuai aspirasi masyarakat.

“Apa yang tadinya direncanakan untuk aksi 11 September, Alhamdulillah sudah selesai hari ini. Insya Allah tidak ada aksi, karena aspirasi sudah disampaikan,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Poin Penting Hasil Pertemuan Masyarakat dengan Wali Kota Cirebon terkait Kenaikan PBB 

57 tahun lalu

PBB Naik hingga 1.000 Persen, Gerakan Rakyat Cirebon Siapkan Demo Besar-besaran

57 tahun lalu

Terungkap! Kenaikan PBB Pati Dibahas di Rumah Pribadi Bupati, DPRD: Cacat Hukum

57 tahun lalu

Diprotes Warga, Pemkab Jombang Revisi Perda Kenaikan Pajak hingga 1.000 Persen

57 tahun lalu

Demo Tolak Kenaikan PBB di Bone Ricuh, Mahasiswa Bentrok dengan Satpol PP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal