Tanpa dikomando, sejumlah warga menggeroyoknya hingga babak belur. Beruntung sebagian warga menyelamatkannya untuk kemudian diserahkan kepada polisi.
Saat diperiksa petugas, salah satu pelaku, Rosi Permana, yang sehari-harinya sebagai buruh serabutan mengaku nekat melakukan perampasan motor di jalan umum karena terdesak untuk kebutuhan hidup.