Festival Kawin Batu di Majalengka, Bawa Pesan dan Filosofi Mendalam tentang Toleransi

Agus Warsudi
Inin nastain
Anak-anak meletakkan batu-batu di salah satu tempat dalam Festival Kawin Batu. (FOTO: ININ NASTAIN)

Hajat kawin batu dan guar bumi tahun ini bertema "Padahanteun Sampar Samak Ngaguar Situ Seseupan". Maknanya, batu yang dikawinkan itu dipercaya masyarakat Desa Padahanteun dapat menggabungkan hubungan atau tali persaudaraan yang sempat terpecah.

Wabup Majalengka mengapresiasi kegiatan pelestarian kebudayaan kawin batu yang berkolaborasi dengan acara adat guar bumi masyarakat Padahanten bekerja sama dengan Padepokan Kirik Nguyuh.

Festival Kawin Batu merupakan ajakan agar warga kembali rukun meski masing-masing memiliki ideologi berbeda. Batu menggambarkan bahwa di balik kerasnya, juga mengalami banyak hal sebelum memadat dan kokoh jadi batu.

“Saya berharap kegiatan ini (Festival Kawin Batu) akan menjadi daya tarik bagi wisata, baik lokal ataupun mancanegara dan berharap kawin batu dapat diakui oleh Pemerintah Pusat sebagai sebagai salah satu kebudayaan yang ada di Kabupaten Majalengka.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengamanan Nataru di Majalengka, Ratusan Petugas Jaga Gereja dan Objek Wisata 

57 tahun lalu

Peredaran Miras di Majalengka Masih Tinggi, Bupati Sebut Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Ruang Tahanan Lapas Majalengka Dirazia, Ini yang Ditemukan Petugas Gabungan

57 tahun lalu

Geng Pelajar SMP dan SMK di Majalengka Marak Tawuran, Ulah Mereka Bikin Resah

57 tahun lalu

Petani Jatitujuh Majalengka Memprihatinkan, saat Akan Tanam Sawah Kebanjiran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal