Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf

Agus Warsudi
Wakil ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: ISTIMEWA)

Sifat tersebut, tutur Kang Dedi, bisa jadi ada pada orang yang memiliki pengetahuan tapi tidak memiliki rasa dan hati. Hingga pada akhirnya kefitrahan manusia itu tidak mewarnai pengetahuan seseorang.

“Dampak pemimpin tidak pakai hati, membangun tanpa rasa humanis. Berdagang tidak pakai hati akhirnya minyak ditimbun sampai mahal. Membangun rumah tidak pakai hati akhirnya orang lain tidak diberi akses jalan dan tidak punya tetangga,” tutur Kang Dedi.

Bagi Kang Dedi Mulyadi kebahagiaan dalam hidup terletak pada hati. Sebab setiap keburukan lahir dari hati yang kotor. “Penyakit paling sulit disembuhkan adalah iri hati. Penyakit yang tidak bisa disembuhkan adalah tidak punya hati,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut Dedi juga memohon maaf jika selama ini memiliki salah, melakukan khilaf hingga pernah menyakiti banyak orang. “Saya mohon maaf untuk semuanya, selamat hari raya lebaran,” ucap mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tanggapi Polemik Tri Suaka-Zinidin Zidan, Ini Pesan Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah Penderita Tulang Rapuh di KBB Berjuang Temui Dedi Mulyadi demi Biaya Pengobatan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Marahi Anggota Dewan di Pasar Tradisional, Ada Apa?

57 tahun lalu

Nyamar Jadi Tukang Parkir Liar di Purwakarta, Dedi Mulyadi Bongkar Kebocoran PAD Miliaran

57 tahun lalu

Perjuangan Rizky Bocah Kelas 2 SD Mahir Servis AC Bikin Dedi Mulyadi Menangis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal