Menurut Asep, salah satu yang dipersoalkan atlet yaitu masalah honor untuk pengurus KONI. Ada sejumlah pengurus KONI yang tidak pernah aktif di kepengurusan KONI namun menerima honor secara rutin setiap bulannya.
"Ini juga perlu diusut tidak pernah aktif tapi kok dapat honor secara rutin. Tidak bekerja kok dapat honor, ini kan makan gaji buta namannya," katanya.
Asep Agustian juga menambahkan sinyalmen proyek pengadaan barang dan jasa yang dikerjakan pengurus KONI. Harusnya pengurus KONI tidak terlibat dalam proyek pengadaan di lingkungan KONI, namun yang terjadi ada proyek yang menggunakan perusahaan milik pengurus KONI.
"Ini juga harus diusut siapa saja yang main proyek pengadaan di KONI biar tidak ada fitnah diantara kita," katanya.
Dia mengatakan, pernyataan tegas ini disampaikan karena sudah menjadi bagian keluarga KONI. Saat ini Asep Agustian menjadi Ketua ISSI Karawang jadi merasa pantas untuk bersuara menyampaikan keprihatinannya.