Dugaan Pungli di TPU Cikadut Bandung, Nasib Redi Tergantung Hasil Pemeriksaan Polisi

Agus Warsudi
PHL pemikul peti jenazah di TPU Khusus Covid-19 Cikadut Bandung mengenakan APD. (Foto: iNews)

BANDUNG, iNews.id - Penyidik Polrestabes Bandung masih memeriksa intensif Redi, pekerja harian lepas (PHL) pemikul dan pemakaman jenaah Covid-19 di TPU Cikadut. Nasib Redi ditentukan oleh hasil pemeriksaan polisi terkait dugaan pungutan liar (pungli) atau pemerasan yang dituduhkan kepadanya.

Kepala Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung Bambang Suhari mengatakan, akan mengikuti rekomendasi dari Kapolrestabes Bandung terkait Redi. Saat ini Redi masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman terkait dugan pungli yang menjeratnya.

"Kami akan mengikuti arahan dari Kapolrestabes berkenaan dengan saudara Redi. Selaku manusia kami menyadari, memaklumi potensi mereka ada keletihan, itu tidak bisa kita abaikan. Rekomendasi ditambah personel, kami sependapat dan kami sudah mengupayakan itu," kata Kadistaru Kota Bandung di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (12/7/2021).

Yang pasti, ujar Bambang, Redi sudah tidak bekerja di TPU Cikadut sejak Minggu (11/7/2021). Pemberhentian terhadap Redi didasarkan atas surat penerimaan uang Rp2,8 juta dari keluarga pasien Covid-19. 

"Kami, sementara, dasar awal (pemberhentian terhadap Redi) berdasarkan atas bukti penerimaan itu (uang Rp2,8 juta). Namun demikian, nanti akan menunggu (hasil penyidikan). Nanti dilihat dulu hasil pendalaman pihak kepolisian," ujar Kadistaru.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dugaan Pungli di TPU Cikadut Bandung, Distaru Bakal Tambah Pemikul Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kasus Dugaan Pungli di TPU Khusus Covid-19 Cikadut Bandung, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Kembali Tekankan Pemakaman Covid-19 di TPU Cikadut Gratis

57 tahun lalu

Viral Pungli Pemakaman Pasien Covid di TPU Cikadut, Kang Emil: Oknum Sudah Dipecat!

57 tahun lalu

Warga Keluhkan Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Cikadut Bandung Tak Gratis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal