DPC PPP Kota Bandung Terancam Pecah akibat Muscab VIII Ricuh

Arif Budianto
Logo PPP. DPC PPP Kota Bandung terancam pecah akibat Muscab VIII ricuh. (Foto: Okezone)

Jika dibiarkan, Ari Syahbani menyatakan, khawatir akan menjadi preseden buruk karena bertentangan dengan aturan yang ada. "Formatur dipilih saat pramuscab, dibawa ke arena muscab. Tapi seakan-akan itu disetujui oleh peserta muscab. Padahal tidak ada kesepakatan dari peserta muscab," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PAC PPP Bandung Kidul Koesrandani menilai muscab seharusnya menjadi ajang untuk memilih kader terbaik untuk memimpin partai. Sehinga prosesnya harus berdasar pada peraturan organisasi yang berlaku.

Namun, dia menilai sikap dan tindakan pimpinan DPC PPP Kota Bandung yang memaksakan kehendak dengan menabrak peraturan organisasi dan tata tertib demi memuluskan calon yang diusung, telah mencederai nilai demokrasi dan nilai-nilai partai yang seharusnya dijunjung tinggi.

"Makanya kami keberatan dan menolak tindakan sepihak ini. Ini bisa merusak soliditas partai. Kalau begini terus, partai kami di ambang perpecahan," kata Koesrandani.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar pimpinan pusat dan wilayah mengambil sikap dan memerintahkan agar proses musyawarah cabang PPP Kota Bandung dikembalikan sesuai dengan seharusnya. "Kalau tidak diselamatkan oleh pimpinan di tingkat atas, kami khawatir ini hanya akan menimbulkan perpecahan," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Muscab DPC PPP Kabupaten Sukabumi Ricuh, Satu Bakal Calon Ketua Mundur

57 tahun lalu

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

57 tahun lalu

Tegas! Puluhan Kades di Jombang Tolak Karyawan KDMP Titipan Parpol, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Perindo Bali Optimistis Hadapi Verifikasi KPU, Konsolidasi dan Struktur Dikebut

57 tahun lalu

Waketum Partai Perindo: Jangan sampai Demokrasi di Indonesia Terus Alami Kemunduran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal