DPC PPP Kota Bandung Terancam Pecah akibat Muscab VIII Ricuh

Arif Budianto
Logo PPP. DPC PPP Kota Bandung terancam pecah akibat Muscab VIII ricuh. (Foto: Okezone)


BANDUNG, iNews.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bandung terancam pecah menyusul kisruh yang terjadi pada Musyawarah Cabang VIII PPP pada Jumat (5/11/2021) lalu. Pengurus DPP PPP diminta turun tangan.

Informasi yang dihimpun, Muscab VIII PPP Kota Bandung berakhir buntu. Sejumlah peserta yang merupakan pimpinan anak cabang (PAC) tingkat kecamatan dan pengurus DPC meninggalkan persidangan (walk out) karena menilai adanya pelanggaran AD/ART dalam proses tersebut. Dari 26 kecamatan, sebanyak 21 ketua PAC memilih meninggalkan sidang.

Wakil Sekretaris Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPC PPP Kota Bandung Asep Nurjaman mengatakan, benar Muscab VIII DPC PPP Kota Bandung berakhir buntu. Sehingga saat ini belum terdapat keputusan apapun. Sedianya salah satu agenda muscab yang digelar di Hotel Grand Preanger itu memilih ketua DPC baru.

Menurut Asep, dia bersama peserta yang walk out kecewa dengan muscab partainya ini karena banyak yang tidak sesuai dengan aturan. "Ada kejanggalan dalam mekanisme proses pembahasan persidangan, khususnya di sidang paripurna IV yang membahas mengenai tata tertib pemilihan formatur," kata Wakil Sekretaris OKK DPC PPP di Bandung, Jumat (12/11/2021).

Asep menyatakan, pengurus DPC PPP Kota Bandung yang masa kerjanya segera berakhir ini menentukan formatur secara sepihak. Seharusnya, formatur ditentukan saat muscab berdasarkan kesepakatan para peserta yang hadir.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Muscab DPC PPP Kabupaten Sukabumi Ricuh, Satu Bakal Calon Ketua Mundur

57 tahun lalu

Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat

57 tahun lalu

Tegas! Puluhan Kades di Jombang Tolak Karyawan KDMP Titipan Parpol, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Perindo Bali Optimistis Hadapi Verifikasi KPU, Konsolidasi dan Struktur Dikebut

57 tahun lalu

Waketum Partai Perindo: Jangan sampai Demokrasi di Indonesia Terus Alami Kemunduran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal