Menurutnya para pelaku merupakan warga setempat. Korban masih sempat sadar dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat bantuan medis.
“Usai dikeroyok korban masih sadar, sempat bilang katanya gak apa-apa,” ucapnya.
Sementara keterangan adik korban, Mukhlis, mereka mendapat informasi saat korban sudah meninggal di RSUD Tasikmalaya. Keluarga langsung ke rumah sakit saat mendapat informasi tersebut.
“Kami tidak tahu kejadiannya. Kami hanya dapat kabar pukul 4 pagi korban sudah meninggal. Pengeroyokannya malam, antara pukul 11 sampai jam 12 malam,” kata Mukhlis.
Kematian korban secara tak wajar menjadi perhatian polisi. Kasus ini sudah dalam penanganan Polsek Cikoneng. Polisi bahkan telah datang ke rumah duka untuk mengidentifikasi dan visum luar. Tampak ada sejumlah memar dan luka di kepala yang diduga penyebab kematian korban.