CIANJUR, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap Pemerintah Jawa Barat menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh wilayah Jabar. Meskipun Cianjur masih masuk dalam zona hijau corona (Covid-19).
Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman merasa khawatir jika Jabar tak terapkan PSBB, warga dari zona merah seperti Jabodetabek dan Bandung, berbondong-bondong perantau yang memaksakan diri untuk tetap pulang kampung ke Cianjur.
"Ini tentunya akan membahayakan warga kami, kemungkinan pendatang atau perantau membawa oleh-oleh virus berbahaya ke Cianjur, sangat besar. Sehingga kami berharap PSBB ini diterapkan di semua wilayah di Jabar," kata Suherman, Jumat (17/4/2020).
Meskipun Pemkab Cianjur belum mengajukan PSBB karena masih dalam zona hijau, namun wilayahnya dikelilingi zona merah Covid-19. Sehingga pihaknya mendukung jika Pemrov mengajukan PSBB untuk semua wilayah agar zona hijau tidak berubah status.
Dia menjelaskan, ketika beberapa wilayah melakukan PSBB dan Cianjur tidak melakukan akan berdampak terhadap angka kunjungan termasuk pulangnya puluhan ribu perantau karena berbagai alasan. Pihaknya mencatat hingga saat ini, 21 ribu orang perantau sudah masuk ke sejumlah wilayah di Cianjur.