Dedi Mulyadi: Pajak Hasil Pertanian Akan Membuat Hidup Petani Semakin Sengsara

Agus Warsudi
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengkritik penerapan pajak hasil pertanian. (FOTO: ISTIMEWA)

PURWAKARTA, iNews.id - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi melontarkan kritik terhadap langkah pemerintah mencari tambahan pendapatan negara dengan memungut pajak hasil pertanian. Kang Dedi menilai jika rencana penerapan pajak itu benar-benar dilaksanakan, hidup para petani akan semakin buntung alias sengsara.

Diketahui, pemerintah memungut pajak dari penjualan padi, singkong, jagung, teh, kelapa, dan komoiditas pertanian lain. Peraturan pajak hasil pertanian diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 64 Tahun 2022. 

Komoditas pertanian yang terkena pajak, yaitu, padi, jagung, kacang-kacangan (kacang tanah dan kacang hijau), umbi-umbian (ubi kayu atau singkong, ubi jalar, talas, gembili, dan umbi lainnya dipungut dengan besaran tertentu sebesar 1,1 persen final dari harga jual).

Kang Dedi mengatakan, pajak hasil pertanian itu dipastikan membebani kehidupan petani karena pendapatan mereka akan semakin menurun. Karena itu, Kang Dedi meminta pemerintah membatalkan penerapan pajak hasil pertanian tersebut.

“Saat ini, keuntungan petani dari panen padi, lalu jagung sebenarnya minim sekali. Bahkan, untuk harga jual singkong ada yang sampai Rp300 perak per kilo (kilogram/kg). Kalau untungnya minim, lalu dikenakan pajak, petani akan buntung (sengsara). Harusnya petani diproteksi agar mereka semangat dalam menekuni usahanya,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR ini di Purwarkarta.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Nangis Dengar Kisah Pelajar SMK di Purwakarta Jadi Tukang Sapu

57 tahun lalu

Lahan Perhutanan Sosial di Karawang Jadi Tempat Buang Limbah B3, Dedi Mulyadi Kaget

57 tahun lalu

Bertemu Crazy Rich Grobogan Joko Suranto, Dedi Mulyadi: Mas Gak Nyalon Gubernur Jateng Kan?

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Cium Kaki Kakek Petani di Cibingbin Kuningan, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Pilu, Ibu asal Tanjung Priok Jakarta Ini Curhat ke Dedi Mulyadi, Dianggap Najis oleh Anak Kandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal