Cerita Rakyat Jawa Barat, Kisah Legenda Ciung Wanara Raja Kerajaan Galuh

Adi Haryanto
Kisah legenda Ciung Wanara, Raja Kerajaan Galuh. (Foto: ist)

Sejak itu, nama sungai tersebut dikenal sebagai Cipamali (Bahasa Sunda) atau Kali Pemali (Bahasa Jawa) yang berarti Sungai Pamali. Hariang Banga lalu pindah ke timur dan dikenal sebagai Jaka Susuruh.

Dia mendirikan kerajaan Jawa dan pengikutnya yang setia menjadi nenek moyang orang Jawa. Sementara Ciung Wanara memerintah Kerajaan Galuh dengan adil, rakyatnya orang sunda.

Pada saat itu Kerajaan Galuh yang kemudian bernama Pakuan Pajajaran menjadi makmur seperti saat diperintah pada zaman Prabu Permana Di Kusumah. Jejak peninggalan Kerajaan Galuh di Situs Karang Kamulyan di Desa Karang Kamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, masih bisa terlihat.

Seperti Batu Pangcakilan bekas singgasana dan tempat bermusyawarah raja, penyabungan alam, sanghyang bedil, lambang peribadatan, sumber air cteguh dan cirahayu. Kemudian ada Makam Adipati Panaekan, Pamangkonan, batu panyadaan, patimunan, serta leuwi sipatahunan tempat bayi ciung wanara di buang di Sungai Citanduy.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Prabu Surawisesa, Putra Prabu Siliwangi yang Gagal Pertahankan Kejayaan Pajajaran

57 tahun lalu

Asal Usul Raden Wijaya, Pendiri Majapahit Berdarah Campuran Sunda dan Jawa

57 tahun lalu

5 Contoh Biantara Sunda Pendek yang Bisa Jadi Referensi Berpidato 

57 tahun lalu

Viral Warga Kembalikan Sampah Dibuang Sembarangan ke Rumah Pelaku, Langsung Dihamburkan

57 tahun lalu

Kesaktian Mpu Barada, Penasihat Raja Airlangga Kalahkan Calon Arang Penyihir Perempuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal