Cerita Penjual Kopi 3 Hari Dikurung di Lapas Tasikmalaya karena Melanggar PPKM

Asep Juhariyono
Asep Lutfi, penjual kopi keluar dari Lapas Tasikmalaya setelah tiga hari dikurung karena melanggar PPKM Darurat. (Foto: MNC Portal/Asep Juhariyono)

Asep mengaku tidak menyangka akan dijebloskan ke sel Lapas Kelas IIB Tasikmalaya. Dia awalnya mengira akan dipenjara di polsek atau polres.

Di Lapas Tasikmalaya, Asepn sempat dimasukan satu sel dengan tahanan kasus kriminal lainnya. Namun, setelah itu dipindahkan ke sel tahanan kusus untuk isolasi.

“Alhamdulillah tidak mendapatkan perlakuan kasar seperti di film film. Tapi, saya digunduli mengikuti aturan di dalam lapas,” ucapnya. 

Asep memilih untuk dipenjara karena memang tidak punya uang untuk membayar denda. Selain itu, tidak ingin membebani orang tuanya.

Setelah bebas, Asep menngaku akan kembali berjualan di kedia kopinya dan berpesan agar para pelaku usaha mengikuti aturan pemerintah saat PPKM Darurat.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya menjebloskan pemilik kedai kopi bernama Asep Lutfi Suparman (23), Kamis (15/7/2021) akibat melanggar PPKM Darurat karena melayani pengunjung makan minum di tempat.

Asep diperlakukan layaknya pelaku kejahatan kriminal. Dikurung selama tiga hari ke depan di lapas. Sebelum dimasukan ke dalam sel, Asep Lutfi menjalani proses pencukuran rambut dan memakai baju tahanan layaknya warga binaan lainnya. Petugas tak membedakan kasus yang menimpa warga binaan lain meski Asep terjerat tindak pidana ringan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Tersangka Korupsi Proyek Jalan Sule Setianegara Ditahan Kejari Kota Tasikmalaya

57 tahun lalu

Perkara Pembuangan Limbah di Karawang, Kejaksaan Eksekusi Denda Rp500 Juta

57 tahun lalu

Pemuda di Garut Buka Usaha Kopi dengan Konsep Beda, Espresso Dijual Keliling

57 tahun lalu

Kisah Penjual Kopi Keliling di Pemalang, Meski Kaki Lumpuh Tetap Semangat Layani Pelanggan

57 tahun lalu

Pembayaran Denda 2 Perkara Korupsi, Kejari Bandarlampung Terima Rp700 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal