Ceramah Habib Bahar Disebut Berisi Hoaks dan Bertentangan dengan Fatwa MUI

Agung Bakti Sarasa
Habib Bahar saat hadir di persidangan. (FOTO: iNews.id)

Bagian ketiga dari menit 12.26 hingga 12.58. Pada bagian ini, Bahar dengan tegas dalam ceramahnya menyebutkan Habib Rizieq Shihab ditahan gara-gara merayakan Maulid Nabi Muhammad.

"Saudara-saudara demi Allah tidak ada dalam sejarah di dunia ini dari zaman Nabi Adam sampai sekarang tidak ada, tidak pernah terjadi. Hanya terjadi di Indonesia yang negara mayoritas muslim, yang mayoritas Ahlussunnah wal jamaah, ada anak cucu Rasulullah yang ditangkap, ditahan karena merayakan maulid nabi. Siapa beliau? Beliau Al Habib Rizieq bin Husein bin Syihab," ucap Suharja.

Jaksa menilai isi ceramah Bahar dalam tiga bagian tersebut berisi berita bohong atau hoaks. Sebab, berdasarkan fakta, Habib Rizieq diadili dan ditahan bukan karena memperingati Maulid Nabi Muhammad.

"Padahal fakta yang sebenarnya Al Habib Rizieq Shihab dihukum bukan karena memperingati maulid nabi Muhammad SAW akan tetapi Al Habib Rizieq Shihab dihukum dalam kaitan pelanggaran Prokes di Petamburan dan kasus swab rumah sakit UMMI Bogor," ujar jaksa.

Begitu pun soal kematian enam laskar FPI. Jaksa menilai pernyataan Bahar bertolak belakang dengan fakta sesungguhnya. Enam laskar FPI tersebut meninggal dunia bukan karena dibantai.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kata Jaksa Ini Tujuan Habib Bahar Sampaikan Ceramah Berisi Hoaks di Bandung

57 tahun lalu

Didakwa Sebar Hoaks saat Ceramah di Bandung, Ini Kata Habib Bahar 

57 tahun lalu

Jaksa Sebut Video Ceramah Habib Bahar di Bandung Mayoritas Berisi Kabar Bohong

57 tahun lalu

Habib Bahar bin Smith Hadir secara Offline di PN Bandung

57 tahun lalu

Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal