Bus Madona Tak Lagi Primadona di KBB, Tergerus Transportasi Massal Kekinian

Ferry Bangkit Rizki
Bus Madona saat ngetem di Terminal Cililin, Bandung Barat. (Foto: iNews.id/Ferry Bangkit Rizki)

Jika tak ada dukungan ini, mustahil pengusaha angkutan umum mampu bertahan. Apalagi di tengah banjir kendaraan pribadi. Saat ini saja, dari total 46 armada, Bus Madona yang tersisa tingga 10 unit.

Ogin sangat ingin sekali mempertahankan bus legendaris itu agar terus mengaspal di tengah menjamurnya transportasi massal kekinian. Namun tak banyak yang bisa dia lakukan selain berharap agar Madona jadi primadona lagi.

"Dari lubuk aya ingin mempertahankan Bus Madona tetap ada dan beroperasi. Apalagi sudah punya nilai historis. Tapi kalau kondisi seperti ini, harus berapa lama saya mesti bertahan," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PO Primajasa Tambah 10 Bus Mewah Avante H7 High Double Glass, Buat Rute Mana?

57 tahun lalu

Dorong Transportasi Massal, Prabowo Siapkan Jalur Kereta Baru di Luar Jawa

57 tahun lalu

KRL Bandung Raya Beroperasi 2027, Elektrifikasi Jalur Padalarang-Cicalengka Digenjot

57 tahun lalu

Proyek BRT Bakal Dimulai 2024, Hubungkan 5 Daerah di Bandung Raya

57 tahun lalu

Angkutan Massal Beroperasi di Bandung Raya, Sopir Angkot Dimigrasi ke Bus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal