Bus Madona Tak Lagi Primadona di KBB, Tergerus Transportasi Massal Kekinian

Ferry Bangkit Rizki
Bus Madona saat ngetem di Terminal Cililin, Bandung Barat. (Foto: iNews.id/Ferry Bangkit Rizki)

Beberapa orang naik dari daerah Rancapanggung, Alun-alun Cililin, dan Pasar Batujajar. Saking ramainya, banyak di antara penumpang terpaksa berdiri bahkan naik di atap bus. 

Penumpang bus mulai berkudang sesampainya di Kota Cimahi, dan akan dinaiki penumpang di kawasan Cimindi.

Pada masanya, Bus Modona tak berhenti lalu-lalang setiap 10 menit sekali, di Jalan Raya Sindangkerta-Bandung. Total armada bus ini mecapai 46 unit, dengan rincian jurusan Sindangkerta-Leuwipanjang 28 armada, Cijenuk-Ciroyom 11 armada, dan Cijenuk-Leuwipanjang 7 armada. 

"Mungkin karena bus pertama yang dikenal, jadi kalau mau kemana-mana, terutama ke Bandung pasti naik Madona," ucap Uneh.

Seperti bus kota lainnya, Madona punya hiburan rakyat yang khas yakni, dendang balada atau tembang Sunda, dari para seniman jalanan. Tak lupa sajian kuliner istimewa dari pedagang asongan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PO Primajasa Tambah 10 Bus Mewah Avante H7 High Double Glass, Buat Rute Mana?

57 tahun lalu

Dorong Transportasi Massal, Prabowo Siapkan Jalur Kereta Baru di Luar Jawa

57 tahun lalu

KRL Bandung Raya Beroperasi 2027, Elektrifikasi Jalur Padalarang-Cicalengka Digenjot

57 tahun lalu

Proyek BRT Bakal Dimulai 2024, Hubungkan 5 Daerah di Bandung Raya

57 tahun lalu

Angkutan Massal Beroperasi di Bandung Raya, Sopir Angkot Dimigrasi ke Bus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal