Bus Madona Tak Lagi Primadona di KBB, Tergerus Transportasi Massal Kekinian

Ferry Bangkit Rizki
Bus Madona saat ngetem di Terminal Cililin, Bandung Barat. (Foto: iNews.id/Ferry Bangkit Rizki)

"Paling berkesan waktu itu, mendengar musik pengamen nyanyi lagu Sunda. Karena enak suaranya jadi pengantar perjalanan," ujar Uneh.   

Kini masa keemasan Bus Madona sudah berlalu. Ada beberapa faktor penyabab Bus Madona tak dilirik lagi oleh masyarakat. Misalnya, minimnya dukungan pemerintah untuk mewujudkan sistem transportasi massal yang terintegrasi. 

Ogin (68) merupakan salah satu sopir Bus Madona yang masih bertahan di tengah sepinya penumpang. Kendaraan itu sekarang lebih sering masuk garasi lebih awal dari ketentuan jam operasional lantaran sulit dapat muatan. Jika memaksa jalan, bus justru rentan terjebak kemacetan yang mengakibatkan bengkak ongkos beli solar. 

Momen bus panen muatan pada sore hari, mengangkut siswa pulang sekolah, atau pekerja pabrik dan kantoran, kini tinggal puing kenangan manis masa lalu. Maka, pulang lebih awal adalah opsi terbaik saat ini. 

"Rusaknya Madona mah gara-gara HP jeung motor. Akibat kedua alat ini, masyarakat punya kecenderungan pakai kendaraan pribadi," kata dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PO Primajasa Tambah 10 Bus Mewah Avante H7 High Double Glass, Buat Rute Mana?

57 tahun lalu

Dorong Transportasi Massal, Prabowo Siapkan Jalur Kereta Baru di Luar Jawa

57 tahun lalu

KRL Bandung Raya Beroperasi 2027, Elektrifikasi Jalur Padalarang-Cicalengka Digenjot

57 tahun lalu

Proyek BRT Bakal Dimulai 2024, Hubungkan 5 Daerah di Bandung Raya

57 tahun lalu

Angkutan Massal Beroperasi di Bandung Raya, Sopir Angkot Dimigrasi ke Bus 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal