Buruh-Ridwan Kamil Duduk Satu Meja Bahas UMP Jabar 2021 Tak Hasilkan Kesepakatan

Agung Bakti Sarasa
Buruh unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Mereka menuntut kenaikan UMP Jabar tahun 2021. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

"Pak Gubernur jangan melihat SE (surat edaran) Menaker yang gak boleh naik dan tidak mempertimbangkan tata cara penetapan upah minimum. Jangan gara-gara ada pandemi, aturan diabaikan," kata dia.

Sabila Rosyad dari DPW SPMI Jabar mengatakan, meminta kepala daerah di tingkat kabupaten kota dan dewan pengupahan tidak takut menaikan UMK 2021.

"Dewan pengupahan tidak usah khawatir remomendadsikan kenaikan. Kami kecewa kepada Gubernur yang mengirimkan surat kepada bupati wali kota se-Jabar agar mengikuti SE Menaker. Artinya, mengirimkan sinyal agar UMK tidak naik. Padahal UMK adalah otnomi daerah dan tata cara kenaikan upah di daerah diatur dalam PP 78 Tahun 2015," kata Sabila.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta buruh memaklumi keputusannya tidak menaikkan UMP Jabar 2021. Dia beralasan, pertumbuhan ekonomi, termasuk industri di Jabar masih minus. Selain itu, pihaknya menghindari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Meski begitu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan bahwa besaran UMK di 27 kabupaten/kota masih ada kemungkinan naik karena keputusannya diserahkan para kepala daerah sesuai dinamika ekonomi di daerah masing-masing.

"Mungkin ada yang naik, mungkin ada yang tidak dan lain sebagainya. Saya belum ada datanya, tapi nanti menjelang 21 November kami akan sampaikan secara resmi ke publik," kata Ridwan Kamil. agung bakti sarasa

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Gubernur Ridwan Kamil Tak Naikkan UMP Jabar 2021

57 tahun lalu

UMP Jabar 2021 Tak Naik, Begini Alasan Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

57 tahun lalu

May Day di Surabaya, Buruh Kepung Kantor Gubernur Jatim Tuntut Hapus Outsourcing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal