Buruh-Ridwan Kamil Duduk Satu Meja Bahas UMP Jabar 2021 Tak Hasilkan Kesepakatan

Agung Bakti Sarasa
Buruh unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Mereka menuntut kenaikan UMP Jabar tahun 2021. SINDOnews/Agung Bakti Sarasa

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima perwakilan buruh untuk duduk bersama membahas persoalan upah minimum provinsi (UMP) Jabar 2021 di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (9/11/2020). Pertemuan itu tak membuahkan kesepatakan apapun.

Kedua belah pihak, baik buruh maupun Gubernur Jabar tetap pada pendirian masing-masing. Pihak buruh tetap ngotot menuntut UMP 2021 naik sebesar 8,8 persen. Sedangkan Ridwan Kamil tetap kepada keputusannya tak menaikkan UMP Jabar 2021.

Ketua umum Pimpinan Pusat FSP TSK SPSI Jabar Roy Jinto Ferianto mengatakan, buruh tetap meminta Pemprov Jabar menaikkan besaran UMP Jabar 2021 sebesar 8,8 perseon.

Sebab, kata Roy, alasan tidak menaikkan UMP Jabar 2021 tidak masuk akal. "Kami tetap meminta UMP Jabar 2021 direvisi. Kam minta UMP Jabar 2021 naik," kata Roy seusai audiensi.

Selain kenaikan UMP Jabar 2021, ujar Roy, buruh juga tetap meminta upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) 2021 yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar, naik.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Gubernur Ridwan Kamil Tak Naikkan UMP Jabar 2021

57 tahun lalu

UMP Jabar 2021 Tak Naik, Begini Alasan Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

57 tahun lalu

May Day di Surabaya, Buruh Kepung Kantor Gubernur Jatim Tuntut Hapus Outsourcing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal