Untuk memperjuangan kenaikan UMK tahun depan sebesar 25 persen itu, lanjut Asep, kalangan buruh akan melakukan aksi yang dimulai dengan membagikan selebaran kepada masyarakat umum. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan serikat pekerja lainnya di Kota Cimahi.
Kemudian puncaknya, kalangan buruh bakal melakukan aksi besaran-besaran selama tiga hari. Bahkan, mereka mengancam akan melalukan mogok kerja agar tuntutan terkait kenaikan upah tahun depan dikabulkan pemerintah.
"Aksi all out dilaksanakan selama tiga hari yakni tanggal 22, 23, dan 24 November 2023. Itu hasil rapat koordinasi serikat pekerja dan serikat buruh di Kota Cimahi," ucap Asep.