Bukan Senapan, Ini Karomah Kiai Abbas Buntet saat Pimpin Perang 10 November

Kastolani Marzuki
Peristiwa perang 10 November 1945 di Surabaya tidak bisa dilepaskan dari sosok Kiai Abbas Buntet Pesantren, Cirebon. (Foto: Arsip Nasional)

JAKARTA, iNews.id - Peristiwa perang10 November 1945di Surabaya yang diperingati sebagai Hari Pahlawan tidak lepas dari sosok Kiai Abbas Buntet, Cirebon. 

Dengan karomah yang dimilikinya, KH Abbas bin Abdul Jamil mampu membuat pasukan Belanda dan sekutunya kocar-kacir.  

Kiai Abbas menjadi tokoh sentral dalam pertempuran itu karena didapuk langsung oleh Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari untuk menjadi komandan perang. 

Bukan hanya menjadi komandan perang, Kiai Abbas juga yang menentukan hari, tanggal dan waktu dimulainya peperangan.

Meski KH Hasyim Asy’ari memegang penuh otoritas dan komando perjuangan, tetapi Kiai Hasyim Asy’ari tidak mau buru-buru meletupkan perang. Bala tentara rakyat waktu itu diminta Kiai Hasyim menahan diri sampai hadir  ‘Macan dari Cirebon’. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karomah Mbah Bolong, Buat Lubang di Masjid Sunan Ampel Tembus Kakbah

57 tahun lalu

Karomah Mbah Kholil Bangkalan, Kirim Pasukan Lebah Gaib Lawan Penjajah

57 tahun lalu

Sosok Bung Tomo, Pengobar Semangat Pertempuran Surabaya 10 November 1945

57 tahun lalu

Sejarah Hari Pahlawan, Begini Kisah Kiai Abbas Komandan Perang Jihad 10 November

57 tahun lalu

Cerita Masjid Bungkuk Malang Jadi Tempat Menggembleng Pejuang 10 November hingga Kebal Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal