Emil berharap, gerakan yang digagasnya bisa membantu pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Dia meyakini, kualitas produk lokal bisa bersaing dengan produk mancanegara.
"Sehubungan Pak Presiden ber-statement mendukung produk lokal, mari dukung produk lokal dan beri masukan apa yang membuat produk lokal bisa bersaing dengan produk luar. Jangan sampai orang tidak beli karena merasa kalah dengan produk luar tanpa memberi tahu karena saya meyakini kita bisa memproduksi dengan kualitas baik," ujar Emil.
Sementara itu, Tri Ambodo dari Harimau Supply, brand jaket asal Malang, Jawa Timur mengatakan, kolaborasi ini sangat menantang dan unik. Dia pun berharap, kolaborasi ini bisa membangkitkan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal.
"Ini kolaborasi paling seru karena ada beberapa colaborator local brand yang juga ikut meramaikan kolaborasi ini, yang biasanya kami bersaing sekarang kami bekerja sama untuk saling membangun local brand," kata Tri Ambodo.
Untuk edisi kolaborasi dengan Ridwan Kamil, kata Tri, Harimau Supply akan menyajikan konsep tak biasa. "Harimau Supply menciptakan sesuatu yang sangat berbeda yang belum pernah kami lakukan. Melihat sosok RK (Ridwan Kamil) yang terlahir di Jawa Barat, kami teringat sosok Prabu Siliwangi dengan Harimau Putih yang melegenda, yang merepresentasikan sosok RK sebagai pemimpin layaknya Prabu Siliwangi," ujarnya.
Owner Rawtype Riot Bandung, Decky Sastra mengatakan, kolaborasi dengan Ridwan Kamil diharapkan menjadi purwarupa untuk merangsang tumbuhnya brand lokal yang punya daya saing.
"Harapan saya, ke depanya lahir brand lokal kelas internasional yang di-support oleh segmentasi lokal maupun internasional. Mungkin di project pertama ini, Pak RK bisa menjadi prototipe, agar merangsang tumbuhnya brand lokal di Indonesia yang mempunyai potensi bersaing dengan brand internasional," kata Decky.