Brutal, KKB Bakar Satu Heli dan Kontak Tembak dengan TNI-Polri di Ilaga Papua

Tim iNews.id
Empat pimpinan KKB Papua yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron. (Foto: Istimewa)

Evakuasi keduanya baru bisa dilakukan hari ini karena terkendala tidak adanya penerbangan akibat maskapai tidak berani mendarat di di Distrik Beoga.

Dua guru korban penembakan KKB di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua telah dievakuasi ke Kabupaten Mimika. Evakuasi menggunakan jalur udara. Kedua korban yakni guru SD Julukoma, Oktovianus Rayo (41) dan guru SMP Negeri 2 Beoga, Yonatan Renden (27).

Informasi yang diperoleh iNews.id, jenazah dua guru tersebut dievakuasi dengan pesawat SAS PK FSE dengan pilot Capt Irela Yudiasto dari Beoga, Sabtu (10/4/2021).

Pesawat  mendarat di Bandara Mozes Kilangin Timika sekitar pukul 12.32 WIT. Kemudian dua jenazah guru tersebut dipindahkan ke ambulans RSUD Mimika dan ambulans masyarakat Toraja di Mimika.

Selanjutnya jenazah keduanya dibawa ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Selama proses evakuasi jenazah tersebut, istri Oktovianus Rayo yakni Natalia Pamean dan empat orang lainnya ikut mendampingin evakuasi dari Beoga ke Mimika.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Helikopter Terparkir di Ilaga Papua Dibakar KKB

57 tahun lalu

Helikopter di Bandara Aminggaru Papua Dibakar KKB, TNI-Polri Kejar Pelaku  

57 tahun lalu

Ini 4 Identitas KKB Papua yang Bakar Helikopter di Bandara Ilaga

57 tahun lalu

KKB Semakin Brutal di Papua, Bakar 1 Helikopter hingga Terjadi Kontak Tembak

57 tahun lalu

Guru Korban KKB Papua Sudah Tinggal 10 Tahun di Beoga Puncak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal