Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Nenek Jumariah, Ikon Haji Dunia asal Maros Pulang Pakai Baju Bling-Bling
Advertisement . Scroll to see content

Guru Korban KKB Papua Sudah Tinggal 10 Tahun di Beoga Puncak

Senin, 12 April 2021 - 07:55:00 WIB
Guru Korban KKB Papua Sudah Tinggal 10 Tahun di Beoga Puncak
Keluarga guru korban KKB Papua tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan).
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id - Dua jenazah guru korban kelompok kriminal bersenjata (KKB) tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kedatangannya disambut histeris keluarga.

Kedua korban, Oktovianus Rayo dan Yonathan Renden. Keduanya warga asal Toraja, Sulawesi Selatan. Mereka telah lama mengabdi sebagai guru di Kabupaten Puncak, Papua.

Keluarga tidak bisa menahan tangis haru dan histeris saat jenazah almarhum dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke kampung halamannya.

Istri Oktovianus Rayo, Natalina mengatakan, dia bersama almarhum suami dan empat anaknya sudah tinggal di Distrik Beoga selama 10 tahun terakhir.

"Kami sudah tinggal lama di Boega sejak Agustus 2010," kata Natalina saat tiba di Kabupaten Maros, Sulsel, Minggu (11/4/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut