Aben menuturkan, kabar Aditya dan Yosep terjaring razia polisi diketahui setelah anaknya tidak kembali pulang ke Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran.
Teman-teman Aditya dan Yosep memberi kabar kepada Aben, kedua anaknya itu berada di Mako Polres Sukabumi.
"Temen temennya anak saya ngabarin karena ikut ngonek, dia kena razia. Katanya dibawa ke polres. Katanya yang dibawa itu dua orang anak saya, dua orang lagi anak temen saya, jadi ada 4 orang," tutur Aben.
Sebetulnya, kata Aben, kedua anaknya itu bukan penambang. Berhubung ada yang ngajak dan butuh biaya samenan, Aditya dan Yosep ikut bersama teman-temannya.
"Sebelumnya gak pernah ikut, cuman karena faktor ekonomi orang tua yang lemah, dia kan mau samen, gak punya duit, ngeliat temen-temennya pada ngonek dia ikut," ucap Aben.