Kombes Pol Heru Yulianto menyatakan, sabu yang hendak diedarkan di Jabar dibawa para kurir dari Aceh dan Riau. Para pelaku membawa sabu menggunakan bus dari Aceh ke Bandung melalui Pelabuhan Merak.
"Anggota kami juga sudah di sana untuk membuntuti sampai kita yakin ini bus yang diduga membawa barang sabu itu kemudian begitu masuk Wilayah Jabar kita lakukan penggeledahan," ujar Kombes Pol Heru Yulianto.
Kabid Pemberantasan BNN Jabar menuturkan, petugas sempat mengalami kesulitan karena pelaku menyembunyikan sabu di lokasi yang tidak terdeteksi yaitu di atas blower AC. Namun, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti.
Sabu yang dibawa pelaku dikemas menggunakan bungkus teh. Barang haram tersebut berasal dari jalur golden triangle dari Vietnam, Laos, Myanmar yang dikirim melalui darat atau perairan.
"Sabu masuk ke daratan Aceh kemudian dikirim ke Jabar, tergantung siapa yang mesen ada juga yang ke Jakarta, Lombok, Surabaya tergantung," tutur dia.
Penggagalan peredaran narkotika berhasil menyelamatkan 49.000 orang dari penyalahgunaan narkotika. "Pada hari ini Selasa 26 September tahun 2023 BNNP Jawa Barat akan memusnahkan narkotika hasil pengungkapkan dari dua perkara," ucap Kombes Pol Heru Yulianto.
Pemusnahan 8 kg sabu itu menggunakan incenerator. Hadir dalam kegiatan pemusnahan ini, Kepala Kesbang Pol Jabar Iip Hidajat dan perwakilan Kejari Bandung.