BMKG Pastikan Tidak Ada Gelombang Panas Ekstrem di Indonesia, Ini Penjelasannya

Arif Budianto
Indonesia dipastikan tidak mengalami gelombang panas ekstrem. (FOTO: ILUSTRASI)

Faktor cuaca lainnya seperti berkurangnya tutupan awan dan kelembapan udara dapat memberikan kontribusi lebih terhadap nilai indeks UV. 

Untuk lokasi dengan kondisi umum cuacanya diprakirakan cerah-berawan pada pagi sampai dengan siang hari dapat berpotensi menyebabkan indeks UV pada kategori “Very high” dan “Extreme” di siang hari.

Masyarakat disarankan agar tidak perlu panik menyikapi informasi UV harian tersebut, serta mengikuti dan melaksanakan himbauan respons bersesuaian yang dapat dilakukan untuk masing- masing kategori index UV.

Seperti gunakan perangkat pelindung atau tabir surya apabila melakukan aktifitas di luar ruangan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tiket Naik Rp65.000, Ribuan Pengunjung Tetap Serbu Kebun Binatang Bandung

57 tahun lalu

Tol Cipularang Dipadati Kendaraan dari Bandung ke Jakarta

57 tahun lalu

PT KAI Daop 2 Bandung Catat Hari Ini Puncak Arus Balik Lebaran 2023 

57 tahun lalu

Bandara Husein Sastranegara Catat 2.500 Pemudik Kembali ke Bandung

57 tahun lalu

Urai Kemacetan, Polisi Berlakukan One Way di Lingkar Gentong Arah Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal