Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tiket Naik Rp65.000, Ribuan Pengunjung Tetap Serbu Kebun Binatang Bandung
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Pastikan Tidak Ada Gelombang Panas Ekstrem di Indonesia, Ini Penjelasannya

Selasa, 25 April 2023 - 11:03:00 WIB
BMKG Pastikan Tidak Ada Gelombang Panas Ekstrem di Indonesia, Ini Penjelasannya
Indonesia dipastikan tidak mengalami gelombang panas ekstrem. (FOTO: ILUSTRASI)
Advertisement . Scroll to see content

Indeks ini dibagi menjadi beberapa kategori: 0-2 (Low), 3-5 (Moderate), 6-7 (High), 8-10 (Very high), dan 11 ke atas (Extreme). 

Secara umum, pola harian indeks ultraviolet berada pada kategori “Low” di pagi hari; mencapai puncaknya di kategori “High”, “Very high”, sampai “Extreme” ketika intensitas radiasi matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12.00 sampai dengan 15:00 waktu setempat; dan bergerak turun kembali ke kategori “Low” di sore hari. 

"Pola ini bergantung pada lokasi geografis dan elevasi suatu tempat, posisi matahari, jenis permukaan, dan tutupan awan," tutur Kepala BMKG.

Tinggi rendahnya indeks UV tidak memberikan pengaruh langsung pada kondisi suhu udara di suatu wilayah. 

"Untuk wilayah tropis seperti Indonesia, pola harian seperti disampaikan di atas secara rutin dapat teramati dari hari ke hari meskipun tidak ada fenomena Gelombang Panas," ucap Dwikorita Karnawati. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut