Bisnis Baju Bekas Impor di Garut Sulit Terdeteksi, Produk Lokal Terancam

fani ferdiansyah
Seorang SPG memperlihatkan salah satu produk fashion dalam negeri di Garut, Minggu (18/3/2023). Menjamurnya bisnis thrifting di Indonesia selama ini telah mengancam eksistensi produk fashion produksi dalam negeri. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNews.id - Pengawasan terhadap bisnis jual beli baju bekas atau thrifting di Kabupaten Garut, masih lemah. Terbatasnya kewenangan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, membuat praktik thrifting sulit untuk dideteksi. 

"(Pengawasan) barang beredar itu kewenangannya ada di provinsi. Kami hanya bisa melaporkannya saja," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kabupaten Garut Nia Gania Karyana, Minggu (19/3/2023). 

Sementara dalam pelaporan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lanjut dia, pihaknya sangat bergantung dari laporan masyarakat terkait temuan di lapangan. Nia Gania Karyana menjelaskan Disperindag dan ESDM Garut hanya bertugas meneruskan melaporkan temuan ini. 

"Laporan ini kemudian akan ditindaklanjuti oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) dari provinsi. Kami tidak memiliki itu (PPNS), sehingga sulit untuk melakukan penyelidikan menyeluruh," ujarnya. 

Melansir IDXChannel, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data nilai impor baju bekas yang melesat tajam, sekitar 607,6 persen secara tahunan pada Januari hingga September 2022. Tingginya impor baju bekas ini berada di atas nilai impor pakaian rajutan dan nonrajutan, yang nilai totalnya mencapai USD272.146 atau kurang lebih Rp4,18 miliar (kurs Rp15.375 per 1 USD) sepanjang 2022 lalu, dengan volume keseluruhan mencapai 26,22 ton. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Akan Larang Impor Baju Bekas, Pelaku Usaha di Cimahi Resah

57 tahun lalu

Penyelundupan 22 Karung Ballpres Baju Bekas Digagalkan di Jalinsum Batubara

57 tahun lalu

Viral Oknum Pedagang Baju Bekas di Gedebage Bandung Tipu dan Ancam Pembeli Pakai Pisau

57 tahun lalu

Pakaian Bekas Impor Dilarang, Pedagang Cimol Gedebage Bandung Bingung 

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Larang Perdagangan Baju Bekas Impor, Ini Respons Pedagang di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal