Dalam mengusut kasus Khilafatul Muslimin ini, tutur Kabid Humas Polda Jabar, kepolisian telah berkonsultasi dengan sejumlah ulama di Jawa Barat. Polisi juga dipastikan sudah memperoleh dukungan dan sepakat dengan para ulama bahwa Pancasila merupakan falsafah negara yang tak dapat digantikan.
"Kami juga melakukan konsultasi dan kompromi kepada para ulama untuk meminta pendapat. Pada prinsipnya, para ulama, alhamdulillah mendukung. Kami semua satu suara, falsafah negara kita ini adalah Pancasila," tutur Kabid Humas Polda Jabar.
Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar belum menetapkan tersangka dalam kasus penyebaran ideologi khilafah yang dilakukan anggota kelompok Khilafatul Muslimin di Kota Cimahi, Karawang, dan Bandung Barat. Mereka terpantau melakukan konvoi sambil menyebarkan brosur ajakan untuk menegakan sistem khilafah di Parongpong dan Cisarua, KBB.
Kabid Humas Polda Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, konvoi kelompok Khilafatul Muslimin berlangsung selama dua hari, pada Selasa dan Rabu (25-26/5/2022). Para peserta konvoi sepeda motor itu mengenakan atribut Khilafatul Muslimin dan membawa bendera serta poster khilafah.
"Dalam kegiatan itu, mereka juga menyebarkan pamflet dan brosur kepada masyarakat berisi ajakan menegakkan sistem khilafah di Indonesia," kata Kabid Humas Polda Jabar kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (7/6/2022).