Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Biadab di Cimahi Cabuli Anak Kandung Berkali-kali tapi Belum Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Muncul Penolakan Khilafatul Muslimin di Cimahi, Warga Diimbau Jaga Kondusivitas

Selasa, 07 Juni 2022 - 08:00:00 WIB
Muncul Penolakan Khilafatul Muslimin di Cimahi, Warga Diimbau Jaga Kondusivitas
Spanduk penolakan terhadap Khilafatul Muslimin muncul di Kota Cimahi. (FOTO: ADI HARYANTO)
Advertisement . Scroll to see content

CIMAHI, iNews.id - Beberapa hari terakhir, di Kota Cimahi muncul spanduk penolakan terhadap kelompok Khilafatul Muslimin yang mengusung ideologi dan sistem khilafah. Spanduk itu muncul pascaaksi konvoi dan menyebar selebaran yang dilakukan anggota Khilafatul Muslim di Cimahi.

Spanduk penolakan terhadap gerakan tersebut sempat muncul di beberapa titik di Kota Cimahi, seperti pembatas Jalan Amir Machmud, depan Alun-alun Cimahi. Satu dari beberapa spanduk berisi tulisan, 'Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh, Tolak!!! Khilafatul Muslimin Cimahi'.

Menyikapi kondisi itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi mengimbau masyarakat di Kota Cimahi tetap menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing dan jangan mudah terprovikasi oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

"Semoga dengan kemunculan kelompok itu tidak mengganggu dan masyarakat tetap bisa menjaga kondusivitas," kata pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi Mardi Santoso, Senin (6/6/2022).

Mardi Santoso menyatakan, Bakesbangpol Cimahi sudah mendengar informasi terkait keberadaan kelompok Khilafatul Muslimin di Cimahi. Bahkan menjadikan sebuah musala di Jalan Sadarmanah, Gang Unjani nomor 33 B, RT 05/06, Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan sebagai markas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut