Berkonflik dengan Warga, Ponpes Tahfidz Qur'an Terancam Terusir dari Cihampelas KBB

Adi Haryanto
Aktivitas belajar mengajar santri Ponpes Tahfidz Qur'an Alam Maroko di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, KBB. (Foto: Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id -Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidz Qur'an Alam Maroko terancam terusir dari Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pasalnya pengurus ponpes diduga berkonflik dengan warga dan lahan yang ditempati diminta untuk segera dikosongkan oleh pemiliknya, PT Indonesia Power (IP) Saguling.

Warga Desa Makerjaya meminta pengurus pesantren segera menghentikan aktivitas. Warga menilai pendirian pesantren itu tidak ada izin atau restu dari warga setempat. Pengurus diduga tidak berkomunikasi terlebih dahulu sebelum membangun pesantren dan menggelar kegiatan belajar mengajar.

"PT Indonesia Power (IP) Saguling sudah mengirim surat supaya kami segera mengosongkan lahan ini sebelum tanggal 10 Februari 2021," kata Pendiri Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an Alam Maroko Dadang Budiman, Rabu (3/2/2021).

Meski mendapat surat untuk segera mengosongkan lahan, Dadang mengaku akan bertahan. Pengurus Ponpes Tahfidz Qur'an Alam Maroko sudah melayangkan surat untuk audiens ke DPRD dan Bupati Bandung Barat. 

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mempertahankan diri atas pengusiran dan penutupan aktivitas pesantren oleh warga sekitar. "Kami tidak akan pergi dari sini (mengosongkan) pesantren. Walau warga mengancam akan melaporkan kami ke pihak berwajib. Silakan saja," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Tanah Bergerak, Longsor Susulan Intai Puluhan Warga Gununghalu Bandung Barat

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

1 Orang Ditangkap terkait Pembakaran Ponpes Nurul Jadid di Mesuji, Diduga Provokator

57 tahun lalu

Ponpes Nurul Jadid Mesuji Dibakar Massa, Diduga Buntut Kasus Asusila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal