"Jadi, kami kumpulkan, kami kros cek kebenarannya. Berita itu benar dan valid. Yang memviralkan, memvideokan itu bukan dari mereka (siswa SMP pelaku adu jotos). Bukan dari siswa SMP tersebut tapi ada karang taruna di wilayah itu yang merekam video dan memviralkan," tutur Kapolresta Bandung.
Diberitakan sebelumnya, video berisi rekaman sekelompok pelajar SMP adu jotos di sebuah bangunan kosong kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung viral di media sosial (medsos).
Kejadian itu membuat warga di sekitar lokasi bangunan kosong yang jadi tempat tawuran, resah. Lokasi adu jotos tersebut bangunan kosong di samping lapangan tenis yang terbengkalai dalam Kompleks Griya Bandung Indah, Desa Buahbatu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Pantauan video, tampak sejumlah pelajar SMP yang masih mengenakan seragam saling pukul dan saling tendang. Aksi brutal mereka direkam video dan beredar di medsos.
Aking, warga GBI mengatakan, perkelahian antarpelajar dalam video yang viral di medsos itu terjadi pada Senin (4/9/2023). Tawuran pelajar bukan kali pertama terjadi lokasi tersebut. Tetapi sudah sering terjadi.
"Kejadian ini membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi resah. Warga berharap, pihak terkait dapat segera turun tangan untuk menangani kejadian ini," kata Aking.