Banyak Pihak Sebut Semeru Meletus Tiba-tiba, Ini Penjelasan Pakar Geologi Unpad 

Arif Budianto
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: ANTARA)

Prof Nana Sulaksana menyatakan, erupsi gunung berapi sudah bisa diprediksi sebelumnya berdasarkan tanda-tanda alam yang muncul. Hal ini juga telah didukung protokol mitigasi yang baik. Informasi erupsi sudah dapat disampaikan ke masyarakat satu jam sebelum letusan berapi.

“Dalam ukuran satu hari atau satu jam sudah termasuk bagus berdasarkan kacamata mitigasi bencana. Jadi, erupsi Semeru kemarin bukanlah sesuatu yang terjadi tanpa pemberitahuan,” ujarnya.

Gunung Semeru, tutur Prof Nana, memiliki karakter sendiri. Hal ini disebabkan setiap kompleks gunung berapi di Indonesia memiliki dapur magmanya tersendiri. “Antara satu gunung api dengan yang lain sebenarnya berbeda. Karena itu, karakternya juga berbeda karena kandungannya berbeda,” tutur Prof Nana.

Dilihat dari tipe letusan, kata Prof Nana, berdasarkan hasil penelitian dan historis, Gunung Semeru secara spesifik memiliki erupsi besar. Setelah itu, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut kemudian akan tertidur kembali.

Karakter ini berbeda dengan gunung-gunung lain semisal Merapi atau Sinabung. Dinamika magma dari gunung tersebut bergerak simultan. Artinya, erupsi dengan intensitas kecil bisa terjadi dalam waktu yang sering.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolri Instruksikan Beri Perhatian Khusus Korban Erupsi Semeru Lansia hingga Anak 

57 tahun lalu

Selasa Pagi, Tim SAR Gabungan Temukan Lagi 5 Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru 

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Gunung Semeru Dapat Perlakuan Khusus

57 tahun lalu

Kapolri Pantau Alur Lahar Gunung Semeru Lewat Udara, Ini Penampakannya  

57 tahun lalu

Ini Pemicu Gunung Semeru Meletus Kata Guru Besar Teknik Geologi Unpad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal