Banyak Pihak Sebut Semeru Meletus Tiba-tiba, Ini Penjelasan Pakar Geologi Unpad 

Arif Budianto
Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: ANTARA)

BANDUNG, iNews.id - Letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengejutkan banyak pihak. Tak sedikit yang menyebut letusan itu terjadi tiba-tiba, tanpa peringatan dini sehingga banyak memakan korban jiwa. 

Menanggapi hal itu, Guru Besar Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Profesor Nana Sulaksana mengatakan, proses mitigasi kebencanaan gunung berapi di Indonesia sudah baik. 

Indonesia sudah memiliki peta kawasan rawan bencana yang disusun oleh ahli geologi dan vulkanologi. Peta ini menjadi pedoman lembaga terkait melakukan mitigasi bencana khususnya erupsi gunung berapi.

Peta ini telah memetakan wilayah-wilayah rawan bencana, termasuk di dalamnya permukiman yang rawan terdampak serta sungai yang akan menjadi aliran lahar. Selain itu, lokasi pengamatan, jalur evakuasi, hingga lokasi pengungsian sudah dipetakan dengan baik dalam peta tersebut.

“Dari kejadian erupsi Gunung Semeru kemarin, tampak bahwa peta lokasi yang terkena bencana dapat dikatakan 90 persen tepat,” kata Prof Nana Sulaksana.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kapolri Instruksikan Beri Perhatian Khusus Korban Erupsi Semeru Lansia hingga Anak 

57 tahun lalu

Selasa Pagi, Tim SAR Gabungan Temukan Lagi 5 Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru 

57 tahun lalu

Pemerintah Pastikan Debitur KUR Korban Erupsi Gunung Semeru Dapat Perlakuan Khusus

57 tahun lalu

Kapolri Pantau Alur Lahar Gunung Semeru Lewat Udara, Ini Penampakannya  

57 tahun lalu

Ini Pemicu Gunung Semeru Meletus Kata Guru Besar Teknik Geologi Unpad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal