Balita di Sukabumi Diduga Dianiaya Teman Dekat Ibunya, Badan Korban Memar

Dharmawan Hadi
Balita di Kota Sukabumi jadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan teman dekat ibunya. (Foto: ilustrasi/ISTIMEWA)

Sebelum menitipkan RAG kepada terduga pelaku, SI menyatakan, pada 13 sampai 15 Agustus itu sempet terjadi cekcok melalui pesan singkat dan meminta RS tidak lagi menghubungi SI. 

"Ya kata saya, sudahlah tidak usah menghubungi lagi sekarang sudah jadi orang sukses dan tidak jadi supir angkot lagi. Dari situ, aku tidak ada pikiran RS masih sakit hati. Pada 13 Agustus itu RS sempat video call (VC) malam sampai nangis karna aku cuekin," ujar SI.

SI telah melaporkan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan SR ke Polres Sukabumi Kota. "Saya sudah membuat visum dan melaporkan kepada Polres Sukabumi Kota. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan lagi dan surat visumnya juga baru keluar. Mudah-mudahan palaku segera diadili sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.

Sementara itu, penjabat sementara Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti Setyaningsih mengatakan, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Kota telah menerima laporan dari keluarga korban kekerasan di bawah umur. 

"Perkembangan sementara sesuai yang tertera dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP), menunggu hasil visum dan siap digelar naik sidik (penyidikan)," kata Iptu Astuti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 

57 tahun lalu

Brutal! Kakak Aniaya Adik Perempuan di Gowa hingga Memar di Sekujur Tubuh

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Pria Penganiaya Perempuan Petugas SPBU di Makassar Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Kesal Mertua Ditegur Serobot Antrean, Pria di Makassar Aniaya Perempuan Petugas SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal