Autopsi Kematian Balita 18 Bulan, Ada Luka Sundut Rokok dan di Solder

Asep Juhariyono
Jenazah balita Daffa yang diduga meninggal atas penganiayaan sadistis ayah tirinya. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

Josner mengatakan, autopsi ini perlu dilakukan untuk melengkapi berkas dokumen penyelidikan penyebab kematian korban yang misterius. Meski pun pelaku sudah mengakui tindakan kekerasan atas perbuatannya kepada korban.

Diketahui, Peristiwa sadistis itu baru terungkap setelah adanya laporan warga ke polisi. Warga curiga dengan kematian korban yang tidak wajar karena mereka kerap mendengar korban menangis karena dianiaya ayah tirinya.

Hasil pengembangan, polisi menangkap ayah tiri korban dan menyita sejumlah barang bukti di antaranya alat solder. Pelaku saat ini mendekam di sel Polres Tasikmalaya dan dijerat denganb Pasal 80 UU Perlindungan Anak, serta terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Ironisnya, perbuatan pelaku dilakukan di depan istrinya, Ulva Ardiana (33). Meski demikian, ibunda korban tidak mencegah aksi tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa

57 tahun lalu

Siswi SMK di Cianjur Tewas dalam Rumah, Mulut Berbusa hingga Keluar Darah dari Kemaluan

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Viral Pengakuan Gadis di Cirebon Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri sejak SMA

57 tahun lalu

Terkuak Motif Pengasuh Daycare di Banda Aceh Aniaya Balita, Emosi Sulit Makan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal